Tuesday, October 24, 2017

Makalah Hari Kiamat

Makalah Hari Kiamat- Jika dalam postingan ini, anda kurang mengerti atau susunanya tidak teratur, anda dapat mendownload versi .doc makalah berikut :

Makalah Hari Kiamat


BAB I
PENDAHULUAN

A.Latar Belakang    
Makalah berjudul “mengetahui hari akhir” ini ditulis, pertama karena tidak mudah menyatukan dan menyusun data yang diperoleh dari sumber yang berbeda seperti dari buku dan website tertentu, serta melakukan penggabungan dalam setiap materi untuk menjadi satu. Makalah ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang tanda-tanda,proses dan kehidupan selanjutnya setelah hari akhir. juga berusaha memaparkan dalil dalil yang bersangkutan dengan hari akhir dan juga kehidupan yang selanjutnya. dan haruskah kita para manusia percaya akan adanya hari akhir, serta sejauh manakah pengaruh atau dampak mereka setelah membaca dalil dalil yang telah dipaparkan pada makalah ini.
Hasil dari sumber yang telah dibaca, bahwa hari akhir itu sangat menyeramkan, dan dapat menghancurkan seluruh isi dunia dengan sekejap,tak ada seorangpun yang dapat menghindarinya.
Jadi untuk hal dasar, sekiranya kita harus mengetahui, mengenal dan memahami terlebih dahulu apakah hari akhir itu, sehingga dengan demikian kita dapat mengimaninya dengan baik dan tidak ragu akan kebenaran yang akan terjadi nanti. marilah kita mempelajari tentang hari akhir. Karena jika kita tidak mengenal dan tau apakah dan bagaimanakah sebenarnya hari akhir dan kehidupan selanjutnya itu, kita akan mengetahui apa yang bisa kita lakukan agar ketika hari akhir datang kita sudah mempunyai bekal untuk melindungi diri masing masing. kita sudah mempunyai bekal untuk melindungi diri masing masing.
Baiklah, langsung saja mari kita menambah wawasan serta pengetahuan kita tentang hari akhir dan kehidupan selanjutnya, agar kita dapat menyiapkan,apa yang menjadi bekal kita nanti. dengan membaca makalah ini, dan dengan sebelumnya mengucapkan bismilahirohmanirrohim.





BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Hari Akhir atau Kiamat
Hari kiamat adalah hari akhir kehidupan seluruh manusia dan makhluk hidup di duniayang harus kita percayai kebenaran adanya yang menjadi jembatan untuk menuju ke kehidupan selanjutnya di akhirat yang kekal dan abadi. Iman kepada hari kiamat adalah rukum iman yangke-lima. Hari kiamat diawali dengan tiupan terompet sangkakala oleh malaikat isrofil untuk menghancurkan bumi beserta seluruh isinya.Hari kiamat tidak dapat diprediksi kapan akan datangnya karena merupakan rahasia AllahSWT yang tidak diketahui siapa pun. Namun dengan demikian kita masih bisa mengetahui kapandatangnya hari kiamat dengan melihat tanda-tanda yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW.Orang yang beriman kepada Allah SWT dan banyak berbuat kebaikan akan menerima imbalansurga yang penuh kenikmatan, sedangkan bagi orang-orang kafir dan penjahat akan masuk neraka yang sangat pedih untuk disiksa.

B.     Tanda – tanda kiamat
Kiamat dibagi menjadi dua, yaitu kiamat syugra (kecil) dan kiamat kubra(besar).
1)      Tanda-tanda shugra (kecil), yang sebagian di antaranya sudah tampak dalam kehidupan sekarang ini:
-          Ajaran Islam kurang diperhatikan dan bahkan ditinggalkan oleh kaum Muslim.
-          Jumlah ulama (ahli agama) yang sesungguhnya semakin sedikit, sebaliknya banyak orang bodoh yang mengaku ulama dan menyesatkan umat.
-          Perzinahan dilakukan terang-terangan dan sudah menjadi suatu kebiasaan di masyarakat luas.
-          Begitu pula mabuk-mabukan yang banyak dilakukan seolah bukan perbuatan yang diharamkan.
-          Jumlah wanita semakin lebih banyak dibandingkan dengan pria, dan mereka sudah tidak malu lagi berpakaian setengah telanjang.
-          Banyak wanita yang berdandan/berpenampilan seperti pria, begitu juga sebaliknya.
-          Umat manusia berlomba menumpuk kekayaan dengan jalan yang tidak halal serta maraknya praktek riba.
-          Para orangtua menjadi budak dan diperlakukan sewenang-wenang oleh anak-anaknya.
-          Semakin banyak fitnah yang menimpa umat Islam.
-          sering terjadi bencana alam, pembunuhan, dan peperangan.
-          Banyaknya perceraian.
-          Bermewah-mewah dalam membangun masjid sementara jamaahnya sedikit, serta saling membanggakan keindahan masjid.

b) Tanda-tanda kubra (besar)
-          Waktu berputar semakin cepat, sehingga setahun terasa sebulan, sebulan terasa seminggu.
-          Matahari terbit di sebelah barat.
-          Keluarnya Dajjal, yaitu sosok pembohong yang menutupi kebenaran.
-          Adanya Ya’juj dan Ma’juj, yaitu segolongan umat manusia yang mempunyai kekuatan besar dan berpikiran sesat.
-          Turunnya Imam Mahdi ke dunia untuk meluruskan syari’at Islam dan menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah saw.
-          Turunnya Nabi Isa as. dari langit yang akan memperjuangkan kebenaran bersama Imam Mahdi. Dialah yang menumpas Dajjal serta mengajak umat manusia mengesakan Allah swt dan menyambah-Nya.
-          Hilangnya Al Quran dari mashaf san hati umat manusia hingga hilang pedoman.
Tanda-tanda kecil datangnya hari kiamat secara umum datang lebih dahulu dari tanda-tanda besar, serta sebagiannya sudah terjadi. Jika tanda-tanda besar muncul telah muncul satu, maka akan diikuti tanda-tanda yang lainnya, yaitu yang pertama kali muncul adalah terbitnya matahari dari barat. Demikianlah kita sebagai umat manusia hendaknya mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan  taat dan takwa kepada Allah swt, karena bagaimanapun juga tanda-tanda kecil datangnya kiamat telah banyak terjadi dan itu semua sebagai peringatan agar manusia sadar dan bertaubat.

C.     Dalil dan Hadist Yang menjelaskan Adaya Hari Kiamat
(#qä9$s%ur $tB }Ïd žwÎ) $uZè?$uŠym $u÷R9$# ßNqßJtR $uøtwUur $tBur !$uZä3Î=ökç žwÎ) ã÷d¤$!$# 4 $tBur Mçlm; y7Ï9ºxÎ/ ô`ÏB AOù=Ïæ ( ÷bÎ) öLèe žwÎ) tbqZÝàtƒ ÇËÍÈ  

³Dan mereka berkata, “Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang akan membinasakan kita selain masa,dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja.”(Al-Jatsiyah: 24).

Dan beberapa hadist yang menjelaskan adanya hari kiamat, yaitu :
    Seorang Arab Badui bertanya, “Kapankah tibanya kiamat?” Nabi Saw lalu menjawab, “Apabila amanah diabaikan maka tunggulah kiamat.” Orang itu bertanya lagi, “Bagaimana hilangnya amanat itu, ya Rasulullah?” Nabi Saw menjawab, “Apabila perkara (urusan) diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat.” (HR. Bukhari)
    Mendekati kiamat akan terjadi fitnah-fitnah seolah-olah kepingan-kepingan malam yang gelap-gulita. Seorang yang pagi hari beriman maka pada sore harinya menjadi kafir, dan orang yang pada sore harinya beriman maka pada pagi harinya menjadi kafir, dia menjual agamanya dengan (imbalan) harta-benda dunia. (HR. Abu Dawud)
    Belum terjadi kiamat sehingga orang-orang dari umatku kembali menyembah berhala-berhala selain Allah. (HR. Abu Dawud)
    Belum terjadi kiamat sebelum seorang yang melewati kuburan berkata, “Alangkah baiknya sekiranya aku di tempat orang ini.” (Maksudnya, dia ingin mati dan tidak ingin hidup karena beban berat yang selalu dihadapinya). (HR Bukhari)
    Belum akan kiamat sehingga tidak ada lagi di muka bumi orang yang menyebut : “Allah, Allah.” (HR. Muslim)
    Belum akan datang kiamat sehingga seorang membunuh tetangganya, saudaranya dan ayahnya. (HR. Bukhari)



D.    Golongan-golongan manusia dalam menangapi hari akhir
Secara umum, manusia terbagi menjadi tiga kelompok di dalam menyikapi nubuwat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam tentang peristiwa-peristiwa akhir zaman :
Pertama : Kelompok yang menolak akan keyakinan datangnya hari akhir. Kelompok ini banyak diwakili oleh kebanyakan bangsa barat atau timur -semisal Jepang- yang secara umum berideologi paganisme atau sekulerisme. Kelompok ini didominasi oleh mereka yang tidak menganut agama samawi. Kecanggihan teknologi yang mereka miliki menjadikan mereka memiliki kesimpulan tersendiri tentang nasib dunia di masa mendatang. Termasuk kelompok ini adalah darwinisme dan mereka yang sepaham dengannya.
Kedua : Mereka yang kurang peduli dengan nash-nash tentang peristiwa akhir zaman dan tidak banyak mengkajinya karena dianggap kurang realistis dan bukan masanya. Mereka menganggap bahwa berbicara tentang petaka akhir zaman sebagai penghalang menuju kemajuan, karena merasa telah dibatasi oleh takdir tentang berakhirnya alam semesta. Apalagi jika peristiwa akhir zaman itu dikaitkan dengan kemenangan umat Islam di bawah kepemimpinan Al Mahdi yang akan menaklukkan seluruh dunia, mereka anggap itu hanyalah ilusi dan mimpi kosong. Kelompok ini terbagi menjadi dua :
    Mereka yang secara lahir adalah kelompok ilmuan / ulama yang banyak bergelut dengan dunia ilmu dan penelitian. Mereka menakwilkan hadits-hadits tentang akhir zaman dan hanya mau menerima yang bisa diterima oleh akal dan sesuai dengan logika. Sebagian ada yang membuat persyaratan-persyaratan batil untuk sahnya hadits-hadits tersebut (semisal harus mutawatir dan bukan ahad). Kelompok ini didominasi kelompok rasionalis juga sekuler, namun tidak menutup kemungkinan di antara mereka ada yang merupakan orang-orang bayaran musuh-musuh islam yang bertujuan untuk menebarkan keragu-raguan tentang janji kemenangan islam di akhir zaman. Kelompok ini juga membicarakan tentang peristiwa akhir zaman, namun cara yang mereka tempuh adalah bertolak belakang dengan apa yang menjadi kebiasaan para salaf dalam memahaminya.
    Mereka yang secara umum termasuk umat islam yang tidak memiliki kepedulian terhadap ilmu syar’i, tidak pernah mempelajari perkara-perkara iman kecuali sebatas jumlah dan nama rukun iman. Kelompok ini tidak pernah mendengar istilah-istilah seputar fitnah akhir zaman, tidak mengenal Dajjal, nabi Isa as, Imam Mahdi, Ya’juj wa Ma’juj, dan tema-tema semisal. Kelompok ini tidak pernah tahu tentang detilnya perihal hari kiamat kecuali sebatas katanya dan katanya, sehingga sikap mereka terhadap hari kiamat sebagaimana sikap mereka terhadap berita-berita lainnya. Kelompok ini –meski mereka juga percaya dengan adanya kiamat- namun keyakinannya tidak memberikan manfaat sama sekali untuk sikap hidupnya. Mereka tidak pernah bisa mengambil pelajaran dari semua peristiwa yang disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Mereka juga tidak menyadari adanya bahaya besar yang mengancam agama dan dunia mereka, dan tidak menutup kemungkinan bahwa mereka telah terperosok dalam bahaya yang pernah diingatkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam tentang dahsyatnya fitnah akhir zaman :
إِنَّ بَيْنَ يَدَيْ السَّاعَةِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ فِيهَا مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا وَيُمْسِي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا الْقَاعِدُ فِيهَا خَيْرٌ مِنْ الْقَائِمِ وَالْقَائِمُ فِيهَا خَيْرٌ مِنْ الْمَاشِي وَالْمَاشِي فِيهَا خَيْرٌ مِنْ السَّاعِي فَاكْسِرُوا قِسِيَّكُمْ وَقَطِّعُوا أَوْتَارَكُمْ وَاضْرِبُوا بِسُيُوفِكُمْ الْحِجَارَةَ فَإِنْ دُخِلَ عَلَى أَحَدِكُمْ بَيْتَهُ فَلْيَكُنْ كَخَيْرِ ابْنَيْ آدَمَ
Sesungguhnya sebelum terjadinya hari kiamat akan timbul berbagai fitnah bagaikan sepotong malam yang gelap gulita. Pada pagi hari seseorang masih beriman, tetapi pada pagi harinya telah menjadi kafir. Pada saat itu orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri, yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan, dan yang berjalan lebih baik daripada berlari. Karena itu pecahkanlah kekerasanmu, potonglah tali busurmu, dan pukulkanlah pedangmu ke batu (yakni jangan kamu gunakan untuk memukul atau membunuh manusia). Jika salah seorang di antara kamu terlibat dalam urusan (fitnah) itu, maka hendaklah ia bersikap seperti sikap terbaik dari dua orang putra Adam (yakni bersikap seperti Habil, jangan seperti Qabil).” .
Ketiga: Kelompok yang beriman dan yakin dengan semua yang dijanjikan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam tentang dekatnya kehancuran alam semesta (kiamat), yang itu semua di dahului dengan tanda-tanda kecil dan besar yang mendahuluinya. Kelompok ini terbagi menjadi tiga :
    Mereka yang menerima nash-nash tersebut apa adanya, dimana sikap mereka terhadap nash-nash seputar nubuwat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam hanya sebatas meriwayatkan dan menerjemahkan tanpa perlu mengaktualisasikan dengan zaman dan kondisi dimana mereka hidup. Kelompok ini kurang bisa memahami maksud dan tujuan di balik turunnya hadits-hadits tersebut. Nash-nash yang sebenarnya memiliki makna peringatan dan larangan lebih diartikan sebagai khabar yang tidak mengandung pesan. Sebenarnya banyak sabda-sabda beliau tentang dekatnya kiamat yang memiliki makna peringatan agar setiap muslim menjauhi perkara itu semampunya, bukan menganggapnya sesuatu yang lazim dan biasa. Sebagaimana peringatan beliau tentang munculnya para polisi di akhir zaman yang selalu membawa cemeti, dimana mereka berangkat pagi-pagi dengan kemurkaan Allah dan pulang di sore hari dengan kemarahan dari-Nya. Mereka pahami nash tersebut sebatas khabar tanpa makna, padahal itu merupakan peringatan keras agar seseorang berhati-hati untuk tidak memilih profesi seperti ini.
    Juga hadits tentang permusuhan orang islam terhadap Yahudi, dimana Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menyebutkan bahwa kiamat tidak akan terjadi hingga kaum muslimin memerangi bangsa Yahudi. Nash ini merupakan khabar yang mengandung pesan tentang pastinya kaum muslimin memerangi Yahudi / Israel Zionis. Maka merupakan sebuah tindakan konyol jika seorang muslim membenarkan damai dengan kelompok mereka. Mereka yang menerima nash-nash tersebut dengan penuh keyakinan, namun bersikap melampaui batas dalam menerjemahkan sekaligus mengaktualisasikannya. Kelompok ini menjadikan hadits-hadits dha’if bahkan maudhu sebagai hujjah untuk mendukung pemikiran mereka. Bahkan sebagian ada yang memaksakan nash-nash tersebut untuk mendukung kelompoknya dengan menjatuhkan lawan politiknya. Kelompok ini juga banyak menggunakan khabar-khabar israiliyat, bahkan komentar-komentar ahli kitab yang tidak tsiqah dengan agama al Masih.
    Kelompok yang menerima nash-nash tersebut dengan penuh keyakinan, bahwa semua itu benar adanya dari nabi Shallallahu alaihi wa sallam. Mereka berusaha untuk mengambil posisi yang benar terhadap hadits-hadits tersebut secara proposional, tidak cuek dan tidak terlalu kaku sebagaimana kelompok pertama, namun tidak juga terlalu ekstrim dan berlebihan sebagaimana kelompok kedua. Kelompok ini berusaha menjadikan semua nash-nash nubuwah Rasulullah sebagai pijakan hidup, agar setiap langkah mereka tidak keliru. Mereka juga selalu mencari tahu tentang hakikat yang sebenarnya dari hadits-hadits fitnah dengan maksud agar mereka selamat dari fitnah tersebut tanpa melakukan pemastian-pemastian pada hal-hal yang belum qath’i.
Mereka tetap waspada terhadap fitnah Dajjal, maka pada setiap shalat yang mereka lakukan selalu diiringi dengan doa perlindungan fitnah Dajjal. Mereka juga melakukan persiapan-persiapan amal nyata, jika suatu ketika apa yang diisyaratkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam benar-benar nyata di depan mata.
E.     Pengertian hari akhir menurut Al-Qur’an dan hadits
Beriman kepada Hari Akhir artinya meyakini dengan teguh apa yang diberitakan olehAllah dalam kitabNya dan apa yang disampaikan oleh Rasulullah saw dalam haditsnya terkaitdengan peristiwa yang terjadi sesudah mati, mulai fitnah kubur, azab dan nikmat kubur danseterusnya sampai surga dan neraka.
Beriman kepada Hari Akhir adalah rukun iman yang kelima dari enam rukun iman. Didalam al-Qur`an dan di dalam hadits beriman kepada Hari Akhir sering digandengkan dengan beriman kepada Allah karena orang yang tidak beriman kepada Hari Akhir tidak mungkin beriman kepada Allah, orang yang tidak beriman kepada Hari Akhir tidak akan beramal, orang beramal karena ada harapan kemuliaan di Hari Akhir dan ada ketakutan terhadap azab di Hariakhir, jika dia tidak beriman kepadanya maka dia seperti orang-orang yang disebutkan oleh Allah dalam firmanNya,
Ada beberapa dalil yang menjelaskan bahwa hari akhir itu benar benar ada, diantaranya :
$oÿ©VÎ) tbrßtãqè? ×-ÏŠ$|Ás9 ÇÎÈ   ¨bÎ)ur tûïÏe$!$# ÓìÏ%ºuqs9 ÇÏÈ  
Sungguh, apa yang dijanjikan kepadamu pasti benar, dan sungguh, (hari) pembalasan pasti benar. (QS. Adz-dzariyyat: 5-6)
ö@yd tbrãÝàZtƒ HwÎ) br& ÞOßguÏ?ù's? èps3Í´¯»n=yJø9$# ÷rr& uÎAù'tƒ y7/u ÷rr& šÎAù'tƒ âÙ÷èt/ ÏM»tƒ#uä y7În/u 3 tPöqtƒ ÎAù'tƒ âÙ÷èt/ ÏM»tƒ#uä y7În/u Ÿw ßìxÿZtƒ $²¡øÿtR $pkß]»yJƒÎ) óOs9 ô`ä3s? ôMuZtB#uä `ÏB ã@ö6s% ÷rr& ôMt6|¡x. þÎû $pkÈ]»yJƒÎ) #ZŽöyz 3 È@è% (#ÿrãÏàtGR$# $¯RÎ) tbrãÏàtFYãB ÇÊÎÑÈ  
    Yang mereka nanti-nantikan hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka, atau kedatangan Tuhanmu, atau sebagian tanda-tanda dari Tuhanmu. Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda dari Tuhanmu tidak berguna lagi iman orang yang belum beriman sebelum itu, atu berusaha berbuat kebajikan dengan imannya itu. Katakanlah, “Tunggulah! Kamipun Menunggu. (QS. Al-An’am:158)
#_¨Lym #sŒÎ) ôMysÏGèù ßlqã_ù'tƒ ßlqã_ù'tBur Nèdur `ÏiB Èe@à2 5>ytn šcqè=Å¡Ytƒ ÇÒÏÈ   z>uŽtIø%$#ur ßôãuqø9$# ,ysø9$# #sŒÎ*sù šÏf îp|ÁÏ»x© ㍻|Áö/r& tûïÏ%©!$# (#rãxÿx. $uZn=÷ƒuq»tƒ ôs% $¨Zà2 Îû 7's#øÿxî ô`ÏiB #x»yd ö@t/ $¨Zà2 šúüÏJÎ=»sß ÇÒÐÈ     
Hingga apabila (tembok) Ya’juj dan Ma’juj dibukakan dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan (apabila) janji yang benar (hari berbangkit) telah dekat,..(QS. Al-Anbiya:96-97)

F.      Pengertian hari akhir menurut ilmu pengetahuan (dalil aqli)
Dalil ‘aqli merupakan argumen untuk memperkuat dalil naqli yang bersumber dari al-Quran dan Sunnah, karena argumen al-Quran sendiri sudah sangat mampu mengatasi keragu-raguan manusia tentang adanya hari kiamat tersebut. Mari kita tampilkan kemungkinan datangnya hari akhir menurut teori para ahli pada bidangnya masing-masing.

1.      Menurut Ahli Astronomi
Bumi dan planet-planet lainnya berputar mengelilingi matahari secara teratur dan sempurna masing-masing planet mempunyai daya tarik-menarik sehingga beredar dan bergerak seimbang/serasi. Namun daya tarik menarik itu semakin lama akan semakin berkurang bahkan hilang sama sekali, akhirnya akan saling bertabrakan dan hancur, (bandingkan surat at-Takwir 2 dan al-Infiëãr 2).

2.      Menurut ahli Geologi
Di dalam perut bumi terdapat gas yang panas yang berkembang dan terus menerus menekan kearah luar bumi. Akan tetapi bumi itu sendiri mendapat tekanan (atmosfir) dari luar atau permukaannya, sehingga terjadilah keseimbangan. Namun diperkirakan bahwa tekanan dari luar semakin lama semakin lemah, bahkan tak berdaya lagi akhirnya mengakibatkan gas bumi akan meledak dengan ledakan yang sangat dahsyat dan akan mengeluarkan bola api raksasa yang membawa kehancuran. (bandingkan dengan surat al-Zalzalah).
3.      Menurut Ahli Fisika
Menurut Teori Ilmu Alam bahwa sumber energi terbesar yang dapat memenuhi kebutuhan semua kehidupan di dunia ini adalah matahari. Begitu juga daya tarik antara benda-benda angkasa (planet) itu ada ketergantungan dengan energi matahari. Namun lambat laun sinar matahari semakin melemah, akibatnya mempengaruhi daya tarik diantara planet-planet tersebut akhirnya tidak ada keseimbangan, maka terjadilah tabrakan diantara mereka. (bandingkan at-Takwir 1-3)
4.      Pendapat lain dari Sarjana Astronomi Jh. Van Vierngen dan kawan-kawannya.
Mereka memperkirakan bahwa alam semesta ini akan meletus akibat dari pengembangan yang terus menerus tanpa batas. Diumpamakan seseorang yang meniup balon terus menerus tanpa henti maka balon tersebut akan meledak. Sampai saat ini alam ini sedang terus mengalami pengembangan, sehingga akan melebihi kapasitas maksimal, akibatnya langit yang membentang luas itu akan pecah dan hancur berantakan. (Bandingkan surat al-Ahqãf ;3, at-Tur ;9,ar-Rahmãn ; 37, al-Hãqqah ; 16, al-Maãrij ; 8 ).
Dengan adanya kesadaran demikian terdoronglah manusia untuk beriman dan beramal saleh itulah sebabnya, mengapa keimanan kepada hari akhir itu sangat penting.

G.    Alam gaib yang berhubungan dengan hari akhir
1.      Alam Barzah
Alam Barzah adalah suatu alam yang membatasi antara dua alam yaitu alam dunia dan alam akhirat. Alam barzah disebut juga dengan alam kubur. Roh orang yang sudah mati akan berada pada alam barzah sampai datangnya hari akhir atau hari kiamat.
Di alam barzah, manusia akan mengalami kenikmatan atau siksaan dari malaikat yang terkenal dengan istilah nikmat kubur daan siksa kubur. Manusia yang selama hidup di dunia banyak mengerjakan amal shaleh, dan mengerjakan syariat Islam dengan benar, banyak berbuat kebaikan maka dia akan mendapat nikmat kubur di alam barzah. Sedangkan orang-orang kafir, orang-orang yang hidupnya didunia banyak melakukan kejahatan dan kemaksiatan akan mendapatkan siksa kubur dan perlakuan kasar dari Malaikat Munkar dan Nakir.
Berkaitan dengan nikmat dan siksa kubur Rasullulah SAW bersabda yang artinya: “ jika seseorang (mayit) di dalam kubur dan ia ditinggalkan teman-temannya maka ia akan mendengar bunyi sandal mereka. Maka saat itu didatangi dua Malaikat yang kemudian mendudukkannya, dan bertanya “ bagaimana pendapatmu dahulu tentang orang ini, yakni Nabi Muhammad SAW? Adapun orang mukmin akan menjawab ” aku bersaksi bahwa ia hamba dan Rasul Allah. Malaikat itu berkata “ tidaklah tempatmu di Neraka sana telah diganti oleh Allah dengan tempat duduk di Syurga, kemudian ia melihat kedudukannya, lalu ia di kubur merasa lapang. Adapun orang kafir, ketika ditanya “ bagaimana pendapatmu tentang Nabi Muhammad? Ia menjawab ” saya tidak tahu dan tidak pernah membaca (namanya).” lalu ia dipukul dengan palu dari besi sehingga ia menjerit kesakitan, yang suaranya terdengar oleh mkhluk disekitarnya kecuaali manusia dan jin.”
Amal-amal shaleh yang selama didunia akan menampakkan diri kepada pemiliknya, begitu pula amal perbuatan jelek. Dan ruh manusia pun tergantung pada amal perbuatannya selama hidup di dunia.  jahat langit tidfak akan menerima kecuali ada unta yang mampu memasuki lubang jarum, dan ini mustahil terjadi. Dalam Q.S Al-A’raf ayat 40:
¨bÎ) šúïÉ©9$# (#qç/¤x. $uZÏG»tƒ$t«Î/ (#rçŽy9õ3tFó$#ur $pk÷]tã Ÿw ßx­Gxÿè? öNçlm; Ü>ºuqö/r& Ïä!$uK¡¡9$# Ÿwur tbqè=äzôtƒ sp¨Yyfø9$# 4Ó®Lym ykÎ=tƒ ã@yJpgø:$# Îû ÉdOy ÅÞ$uσø:$# 4 šÏ9ºxŸ2ur ÌøgwU tûüÏB̍ôfßJø9$# ÇÍÉÈ  
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit[540] dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum[541]. Demikianlah kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.”
2.      Yaumul Ba’as
Yaumul Ba’as adalah hari dimana semua makhluk akan dibangkitkan dari alam kubur. Waktu dibangkitkan nanti, seluruh manusia kan berbeda-beda. Perbedaan bentuk tubuh dan ruh mereka akan tergaantung dari keimanan dan amal perbuatannya. Orang yang teguh imannya , baik amal perbuatan, serta suci jiwanya maka ia akan dibangkitkan dalam bentuk tubuh dan ruh yang sempurna. Sebaliknya orang yang rusak, burukamal perbuatannya, kotor jiwanya, maka ia dibangkitkan dengan tubuh dan ruh yang tidak sempurna.
Ayat Al-Qur’n yang menerangkan aadanya yaumul ba’as antara lain: Q.S Al-Hajj ayat 7
¨br&ur sptã$¡¡9$# ×puŠÏ?#uä žw |=÷ƒu $pkŽÏù žcr&ur ©!$# ß]yèö7tƒ `tB Îû Íqç7à)ø9$# ÇÐÈ  
Artinya:”Dan Sesungguhnya hari kiamat itu Pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.”
3.      Yaumul Masyar
Yaumul Masyar adalah Hari dimana setelah manusia dibangkitkan dari alam kubur setelah itu dikumpulkan di suatu tempat (padang masyar) untuk menjalani pemeriksaan amal yang telah dilakukan selama hidup di dunia.
Di Padang Masyar semua orang sibuk dengan urusan masing-masing. Disini tidak ada hidup saling menolong. Yang ada hanyalah pertanggungjawaban terhadap diri sendiri. Apa yang telah dibuatnya didunia menjadi tanggungjawabnya. Pada hari kiamat keluarga, saudara, kenalan baik, semuanya tidak ada yang bisa menolong. Firman Allah dalam S. Al-Mumtahanah ayat 3:
`s9 öNä3yèxÿZs? ö/ä3ãB%tnör& Iwur öNä.ß»s9÷rr& 4 tPöqtƒ ÏpyJ»uŠÉ)ø9$# ã@ÅÁøÿtƒ öNä3oY÷t/ 4 ª!$#ur $yJÎ/ tbqè=yJ÷ès? ׎ÅÁt/ ÇÌÈ  
Artinya: ”Karib kerabat dan anak-anakmu sekali-sekali tiada bermanfaat bagimu pada hari kiamat. dia akan memisahkan antara kamu. dan Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan.”
4.      Yumul Hisab
Yaumul hisab adalah hari perhitungan, semua amal perbuatan manusia di dunia akan diperhitungkan. Firman Allah tentang Hisab sebagai berikut:
(#qä9$s%ur $uZ­/u @Édftã $uZ©9 $uZ©ÜÏ% Ÿ@ö7s% ÏQöqtƒ É>$|¡Ïtø:$# ÇÊÏÈ  
Artinya.”Dan mereka berkata: "Ya Tuhan kami cepatkanlah untuk kami azab yang diperuntukkan bagi kami sebelum hari berhisab/perhitungan". (QS Saad: 16)
5.      Yaumul Mizan
Yaumul Mizan adalah timbangan, Hari dimana amal perbuatan manusia dieprhitungkan dengan timbangan keadilan Allah. Timbangan keadilan Allah memiliki ketepatan yang tidak mungkin meleset sedikit pun. Semua amal perbuatan manusia dari yang terkecil sampai yang terbesar ditimbang dengan timbangan tersebut. Hasil dari penimbangan itu akan menentukan apakah seseorang akan hidup bahagia atau sengsara.
Firman Allah Q.S. Al-Anbiya’ ayat 47:
ßìŸÒtRur tûïκuqyJø9$# xÝó¡É)ø9$# ÏQöquÏ9 ÏpyJ»uŠÉ)ø9$# Ÿxsù ãNn=ôàè? Ó§øÿtR $\«øx© ( bÎ)ur šc%Ÿ2 tA$s)÷WÏB 7p¬6ym ô`ÏiB @AyŠöyz $oY÷s?r& $pkÍ5 3 4s"x.ur $oYÎ/ šúüÎ7Å¡»ym ÇÍÐÈ  
Artinya:”Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, Maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. dan jika (amalan itu) Hanya seberat biji sawipun pasti kami mendatangkan (pahala)nya. dan cukuplah kami sebagai pembuat perhitungan.”
6.      Surga
a)      Pengertian surga
Surga adalah tempat bagi orang-orang yang ikhlas beribadah, beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Surga merupakan tempat di akhirat yang berisi penuh dengan kesenangan dan kegembiran. Jika keindahan di dunia bersifat sementara maka keindahan dan kesenangan di akhirat bersifat kekal.
b)      Perbuatan orang-orang yang tergolong masuk surga
1.  Memberi Makan Kepada sesama yang membutuhkan.
2.  Menyambung Silaturrahim kepada sesama muslimin.
3.  Shalat Malam ( Tahajud mengharap Ridho ALLAH Ta'ala. ) .
4. Memudahkan Orang Lain.
5. Berjihad Fii Sabilillah baik menegakan Kalimatullah maupun Menegakan Khilafahtun Islamiah. ( Negara Islamiah ).
6. Tidak Sombong , Rendah diri & Qonaah dalam menjalani Kehidupan.
7. Tidak Memiliki Fanatisme Yang Berlebihan.
8. Terbebas Dari Utang.
9. Peka Terhadap Peringatan.
10. Menahan Amarah
11. Ikhlas Menerima Kematian Anak dan Orang Yang Dicintainya.
12. Bersaksi Atas Kebenaran Al-Qur’an.
13. Berbagi Kepada Orang Lain baik itu nasihat maupun kebajikan lainya.
14. Hakim Yang Benar.

c)      Amalan yang dijanjikan Allah untuk masuk surga
Orang-orang yang dijanjikan Allah masuk Surga dan bebas dari siksa api Neraka adalah siapa saja yang mempunyai sifat-sifat berikut:
1) Beriman kepada Allah dengan baik dan benar.
2) Selalu giat dalam beramal sholih atau bertakwa kepada Allah kapan dan dimana pun ia berada.
3) Selalu bersikap taat dan tunduk serta mengikuti syariat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam di dalam Al-Quran Al-Karim dan Al-Hadits yg shohih.
d)     Dalil tentang surga
Firman Allah Q.S. Muhammad ayat 15:
ã@sW¨B Ïp¨Ypgø:$# ÓÉL©9$# yÏããr tbqà)­GßJø9$# ( !$pkŽÏù ֍»pk÷Xr& `ÏiB >ä!$¨B ÎŽöxî 9`Å#uä ֍»pk÷Xr&ur `ÏiB &ûtù©9 óO©9 ÷Ž¨tótGtƒ ¼çmßJ÷èsÛ Ö»pk÷Xr&ur ô`ÏiB 9÷Hs~ ;o©%©! tûüÎ/̍»¤±=Ïj9 ֍»pk÷Xr&ur ô`ÏiB 9@|¡tã y"|ÁB ( öNçlm;ur $pkŽÏù `ÏB Èe@ä. ÏNºtyJ¨V9$# ×otÏÿøótBur `ÏiB öNÍkÍh5§ ( ô`yJx. uqèd Ó$Î#»yz Îû Í$¨Z9$# (#qà)ßur ¹ä!$tB $VJŠÏHxq yì©Üs)sù óOèduä!$yèøBr& ÇÊÎÈ  
Artinya:”(apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada beubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak beubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?”
Orang-orang yang shaleh tampak berseri-seri tanda mereka sangat senang. Mereka begitu puas akan apa yang telah mereka perbuat selama di dunia. Allah telah membuktikan kasih sayang-Nya kepada orang yang bertakwa. Firman Allah Q. S. Al-Ghasiyah ayat 8-16:
×nqã_ãr 7Í´tBöqtƒ ×puH¿å$¯R ÇÑÈ   $pkÈŽ÷è|¡Ïj9 ×puÅÊ#u ÇÒÈ   Îû >p¨Zy_ 7puÏ9%tæ ÇÊÉÈ   žw ßìyJó¡n@ $pkŽÏù ZpuÉó»s9 ÇÊÊÈ   $pkŽÏù ×û÷ütã ×ptƒÍ%y` ÇÊËÈ   $pkŽÏù ÖçŽß  ×ptãqèùö¨B ÇÊÌÈ   Ò>#uqø.r&ur ×ptãqàÊöq¨B ÇÊÍÈ   ä-Í$oÿsVur ×psùqàÿóÁtB ÇÊÎÈ   Î1#uyur îprOqèVö7tB ÇÊÏÈ  
Artinya:”Banyak muka pada hari itu berseri-seri. Merasa senang karena usahanya. Dalam syurga yang tinggi. Tidak kamu dengar di dalamnya perkataan yang tidak berguna. Di dalamnya ada mata air yang mengalir. Di dalamnya ada takhta-takhta yang ditinggikan. Dan gelas-gelas yang terletak (di dekatnya). Dan bantal-bantal sandaran yang tersusun. Dan permadani-permadani yang terhampar.”

e)      Nikmatnya makanan dan minuman yang ada disurga
Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa makanan dan minuman penduduk surga antara lain terdiri dari buah-buahan, burung yang gemuk, almanna (rasanya seperti madu), assalwa (sebangsa burung puyuh), air madu, susu, dan berbagai macam makanan yang tidak bisa disebutkan satu per satu karena begitu banyaknya. Makanan dan minuman yang nikmat ini adalah salah satu karunia dari sekian banyak karunia yang diberikan Allah subhanahu wa ta'ala kepada para penduduk surga.
f)       Nama-nama surga
-          Surga Firdaus
-          Surga And
-          Surga Na'iim
-          Surga Ma'wa
-          Surga Darussalam
-          Surga maqoomul Amiin
-          Surga Khuldi

7.      Neraka
a)      Pengertian
Neraka adalah suatu tempat di akhirat yang sangat tidak menyenangkan, tempat ini untuk orang kafir, orang yang melanggar perintah Allah. Di Neraka orang yang berbuat dosa melebihi amalnya akan mendapat siksa.
b)      Perbuatan orang-orang yang tergolong masuk neraka
-          Syirik
-          Riya’
-          Membunuh manusia
-          Menyuap hakim
-          Melakukan sihir
-          Durhaka Kepada Kedua Orang Tua
-          Berzina
-          Riba
-          Pemimpin Yang Tidak Adil
-          Hakim Yang Tidak Adil
-          Bunuh Diri
-          Minum-Minuman Keras
-          Mencuri
-          Mencari Nafkah Dengan Cara Bathil
-          Laki-Laki Memakai Emas Dan Sutra
-          Tidak Berpuasa Di Bulan Ramadhan
-          Mengado Domba
-          Membiarkan Anak Yatim Terlantar
-          Berbuat Dholim
c)      Sifat-sifat orang yang masuk neraka
Penjaga neraka. Firman Allah QS At-Tahrim ayat 6:
$pkšr'¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#þqè% ö/ä3|¡àÿRr& ö/ä3Î=÷dr&ur #Y$tR $ydߊqè%ur â¨$¨Z9$# äou$yfÏtø:$#ur $pköŽn=tæ îps3Í´¯»n=tB ÔâŸxÏî ׊#yÏ© žw tbqÝÁ÷ètƒ ©!$# !$tB öNèdttBr& tbqè=yèøÿtƒur $tB tbrâsD÷sムÇÏÈ  

Artinya:”Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”


d)     Dalil tentang neraka
Badan penghuni neraka. Untuk merasakan siksaan abadi yang dasyat di neraka maka tubuh para penghuni neraka dibesrkan dan setiap kali kulit mereka gosong daan hangus maka akan diganti kulitny. Firman Allah QS An-Nisa’ ayat 56:
¨bÎ) tûïÏ%©!$# (#rãxÿx. $uZÏG»tƒ$t«Î/ t$ôqy öNÍkŽÎ=óÁçR #Y$tR $yJ¯=ä. ôMpg¾ÖmW Nèdߊqè=ã_ öNßg»uZø9£t/ #·Šqè=ã_ $yduŽöxî (#qè%räuÏ9 z>#xyèø9$# 3 žcÎ) ©!$# tb%x. #¹ƒÍtã $VJŠÅ3ym ÇÎÏÈ  

Artinya:”Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat kami, kelak akan kami masukkan mereka ke dalam neraka. setiap kali kulit mereka hangus, kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

e)      Keadaan neraka
Ayat-ayat yang menggambarkan bagaimana dasyatnya dan seramnya Neraka:
Bahan bakar neraka terdiri dari manusia dan bebatuan. Firman Allah Q.S Al-Baqarah ayat 24:
bÎ*sù öN©9 (#qè=yèøÿs? `s9ur (#qè=yèøÿs? (#qà)¨?$$sù u$¨Z9$# ÓÉL©9$# $ydߊqè%ur â¨$¨Z9$# äou$yfÅsø9$#ur ( ôN£Ïãé& tûï̍Ïÿ»s3ù=Ï9 ÇËÍÈ  
Artinya:”Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) - dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.”
f)       Makanan dan minuman dineraka
Makanan penduduk neraka berupa zaqqum, yaitu buah dari sebatang pohon yang keluar dari dasar neraka, apabila dia makan perut mereka akan mendidih dn tidak kenyang lebih merasa lapar dan haus
Minuman penduduk neraka adalah nanah yang sangat panas. Firmn Allah QS An-Naba’ ayat 24-26
g)      Nama-nama neraka
1. Neraka Jahanam
Disediakan untuk para pengikut syaithan. Pengikut syaithan kebanyakan para wanita, mengapa demikian? karena dalam diri seorang wanita terdapat roh-roh syaithan.
Syaithan bentuknya yaitu seperti:
Ucapan para dukun, peramal & Hawa nafsu
2. Neraka Syair
Disediakan untuk orang-orang kafir terhadap akherat (tidak percaya), juga untuk orang yang seneng bila mendapat rezeki dan marah ketika susah memperoleh rezeki.
3. Neraka Shaqor
Disediakan untuk orang yang tidak melaksanakan sholat, tidak mau memberi makan orang miskin, tukang gossip dll.
4. Neraka Jahim
Disediakan untuk mereka yang menyembah berhala, thagut (harta & tahta), juga untuk orang yang sesat.
5. Neraka Hutommah
Disediakan untuk para pengumpat & pencela.
6. Neraka Ladho
Disediakan untuk orang yang tidak beragama, menyimpan harta (kikir)
7. Neraka Hawiyah
Disediakan untuk orang yang ringan kebaikannya,
Semoga kita terhindar dari perbuatan yang akan menjerumuskan kita ke dalam neraka.
Ya Rabb tunjukilah kmai jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang yang telah Engkau anugerahkan ni’mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan(pula jalan) mereka yang sesat. (QS. Al-Fatihah :6-7).



BAB III
PENUTUP
2.1 KESIMPULAN
            Kesimpulan dari pembahasan dia atas adalah, bahwasanya hari akhir itu hanya Allah SWT yang mengetahuinya. Rasulluwloh saja yang di sebut sebut kekasih Allah swt saja tidak mengetahui kapan terjadinya hari kiamat itu. Kita sebagai umat manusia hanya bias meyakini bahwa hari akhir itu benar benar ada, dan kelak akan terjadi. Sebagaimana yang telat terpaparkan oleh beberapa hadist dan dali-dalil diatas.
2.2 SARAN
Kita sebagai manusia hanya berusaha menjadi yang terbaik, agar apabila datang waktunya hari akhir, kita sebagai umat muslim telah memiliki bekal untuk menolong diri kita sendiri pada hari akhir, tanda tanda hari akhir sudah sudah terlihat jelas, marilah kita dekatkan diri kita kepada Allah swt, dan perbaiki semua sikap kita menjadi lebih baik dan berakhlak .








DAFTAR PUSTAKA

    Buku pelajaran Agama Islam HAMKA, PT. Bulan Bintang . prof .Dr. Hamka
    Buku Syarah HADIST ARBAIN ,Al-Qowam . Iman Nawawi
    http://dakwahsyariah.blogspot.com/2012/01/kajian-islam-nama-nama-surga-dan-neraka.html
    http://hadiis.wordpress.com/2012/03/21/nama-nama-neraka-dan-penghuninya/
    http://futurerudi.blogspot.com/2011/12/
    http://www.ricostrada.com/spiritual/
    http://aslamiyah.abatasa.com/post/detail/17484







Demikianlah materi tentang Makalah Hari Kiamat yang sempat kami berikan. semoga materi yang kami berikan dan jangan lupa juga untuk menyimak materi seputar Makalah Hukum Pidana yang telah kami posting sebelumnya. semoga materi yang kami berikan dapat membantu menambah wawasan anda semikian dan terimah kasih. Semoga dapat membantu menambah wawasan anda semikian dan terimah kasih.

Anda dapat mendownload Makalah diatas dalam Bentuk Document Word (.doc) melalui link berikut.


EmoticonEmoticon