Tuesday, October 24, 2017

Makalah Hukum Islam

Makalah Hukum Islam - Jika dalam postingan ini, anda kurang mengerti atau susunanya tidak teratur, anda dapat mendownload versi .doc makalah berikut :


 Makalah Hukum Islam


PRAKATA

Syukur alhamdulilah senantiasa penulis panjatkan kehadirat Allah swt. Atas sgala taufik hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Tujuan makalah ini adalah untuk memenuhi  syarat dalam memperoleh nilai terbaik pada fakultas hukum, progdi ilmu hukum universitas pancasakti
Dalam penulisan makalah ini penulis telah berusah semaksimal mungkin untuk memberikan hasil yang terbaik. Namun demikian penulis juga mempunyai keterbatasan kemampuan dalam penuisan makalah ini. Oleh karena itu penulis berterimakasih atas bimbingan, dukungan, dan baantuan baik secara moril maupun materiil dari berbagai pihaak, maka makalah ini dapat terselesaikan.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya para mahasiswa Fakultas Hukukm Universitas Pancasakti Tegal.




Penulis







DAFTAR ISI


Cover halaman judul
Prakata
Daftar isi

BAB 1 PENDAHULUAN
a.       Latar belakang masalah
b.      Tujuan penulisan
c.       Manfaat Penulisan
d.      Rumusan masalah

BAB II  PEMBAHASAN
a.       Pengertian, Kedudukan, Fungsi Al-qur’an
b.      Pengertian, Kedudukan, Fungsi Hadits
c.       Pengertian, Kedudukan, Fungsi Ijtihad


BAB III PENUTUP
a.       Kesimpulan


DAFTAR PUSTAKA






BAB 1
PENDAHULUAN


A.      Latar Belakang Masalah
Dalam menentukan atau menetapkan hukum-hukum ajaran Islam para mujtahid telah berpegang teguh kepada sumber-sumber ajaran Islam. Sumber pokok ajaran Islam adalah Al-Qur’an yang memberi sinar pembentukan hukum Islam sampai akhir zaman.Di samping itu Al-Qur,an adalah panutan untuk semua muslimin dan muslimah.dan Al-Qur,an mengandung bnyak sekali penyelesaian dalam masalah di kehidupan kita.
 Disamping itu terdapat Hadist/as-Sunnah sebagai penjelas Al-Qur’an terhadap hal-hal yang masih bersifat umum.Hadits merupakan yang ke2 setelah Al-Qur,an untuk menentukan atau menetapkan hukum-hukum ajaran islam.
Selain itu para mujtahidpun menggunakan Ijma’, Qiyas. Sebagai salah satu acuan dalam menentukan atau menetapkan suatu hukum.
Untuk itu, perlu adanya penjabaran tentang sumber-sumber ajaran Islam tersebut seperti Al-Qur’an, Hadist, Ijma’, Qiyas, dan Ijtihad. Agar mengerti serta memahami pengertian serta kedudukannya dalam menentukan suatu hukum ajaran Islam.


B.        Tujuan Penulisan
a. Tujuan umum :Sebagai media pembelajaran mahasiswa
b. Tujuan khusus
·         Agar mahasiswa mengerti sumber-sumber ajaran islam
·         Agar mahasiswa mengerti tentang simber ajaran islam melalui Al-Qur,an
·         Agar mahasiswa mengerti tentang simber ajaran islam melalui Hadits
·         Agar mahasiswa mengerti tentang simber ajaran islam melalui ijtihad
·         Agar mahasiswa lebih taat beragama setelah mengetaui tentang sumber-sumber ajaran islam
C.          Manfaat
            1.Sarana membaca
            2.Pelengkap perpustakaan
            3.Media pembelajaran

D.       Rumusan masalah
1.)    Apa Pengertian, Kedudukan, serta fungsi dari Al-qur’an?
2.)    Apa Pengertian, Kedudukan, serta fungsi dari Hadits?
3.)    Apa Pengertian, Kedudukan, serta fungsi dari Ijtihad?









BAB II
PEMBAHASAN

A.                Pengertian, Kedudukan, dan Fungsi Al-qur’an
v  Pengertian
• Secara harfiah,Al-Qur’an berasal dari bahasa Arab yang artinya bacaan atau himpunan.Al-Qur’an berarti bacaan,karena merupakan kitab yang wajib dibaca dan dipelajari,dan berarti himpunan karena merupakan himpunan firman-firman Allah SWT (wahyu).Menurut istilah,Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam yang berisi firman-firman Allah SWT yang diwahyukan dalam bahasa Arab kepada rasul/nabi terakhir Nabi Muhammad SAW,yang membacanya adalah ibadahB
v  Kedudukan
• Al-Qur’an sebagai kitab Allah SWT menempati posisi sebagai sumber pertama dan utama dari seluruh ajaran Islam,baik yang mengatur hubungan manusia dengan dirinya sendiri,hubungan manusia dengan Allah SWT,hubungan manusia dengan sesamanya,dan hubungan manusia dengan alam.
v  Fungsi
• Al-Qur’an berfungsi sebagai petunjuk atau pedoman bagi umat manusia dalam mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.

B.                 Pengertian, Kedudukan, dan Fungsi Hadits

v      . Pengertian
Perkataan hadis berasal dari bahasa Arab yang artinya baru,tidak lama,ucapan,pembicaraan,dan cerita.Menurut istilah ahli hadis yang dimaksud dengan hadis adalah segala berita yang bersumber dari Nabi Muhammad SAW,berupa ucapan,perbuatan,dan takrir (persetujuan Nabi SAW) serta penjelasan sifat-sifat Nabi SAW.


v       Kedudukan
Para ulama Islam berpendapat bahwa hadis menempati kedudukan pada tingkat kedua sebagai sumber hukum Islam setelah Al-Qur’an.Mereka beralasan kepada dalil-dalil Al-Qur’an surah Ali-’Imran,3:132,surah Al-Ahzab,33:36 dan Al-Hasyr,59:7,serta hadis riwayat Turmuzi dan Abu Daud yang berisi dialog antara Rasulullah SAW dengan sahabatnya Mu’az bin Jabal tentang sumber hukum Islam.
v    Fungsi
Fungsi atau peranan hadis (sunah) di samping Al-Qur’anul Karim adalah:1) Mempertegas atau memperkuat hukum-hukum yang telah disebutkan dalam Al-Qur’an (bayan at-taqriri atau at-ta’kid).2) Menjelaskan,menafsirkan,dan merinci ayat-ayat Al-Qur’an yang masih umum dan samar (bayan at-tafsir).3) Mewujudkan suatu hukum atau ajaran yang tidak tercantum dalam Al-Qur’an (bayan at-tasyri;namun pada prinsipnya tidak bertentangan dengan Al-Qur’an.
                         Macam-Macam Hadits
o   Hadits ditinjau dari segi kualitasnya
o   Hadits ditinjau dari segi bentuknya
o   Hadits  ditinjau dari diterima atau ditolaknya
o   Ditinjau dari segi siapa yang berperan
o   Hadits ditinjau dari segi jumlah


C.                Pengertian, Kedudukan, dan Fungsi Ijtihad
v  Pengertian
Menurut pengertian kebahasaan kata ijtihad berasal dari bahasa Arab,yang kata kerjanya “jahada”,yang artinya berusaha dengan sungguh-sungguh. ¨ 
v  Ijtihad secara istilah adalah mengerahkan kesungguhan untuk menemukan hukum syar’I atau sebuah usaha yg sungguh-sungguh, yang sebenarnya bisa dilaksanakan oleh siapa saja yg sudah berusaha mencari ilmu untuk memutuskan suatu perkara yg tidak dibahas dalam al-quran maupun hadits dgn syarat menggunakan akal sehat dan pertimbangan matang
v  Kedudukan
• Ijtihad menempati kedudukan sebagai sumber hukum Islam setelah Al-Qur’an dan Hadis.Dalilnya adalah Al-Qur’an dan Hadis.Allah SWT berfirman:Artinya:”Dan dari mana saja kamu keluar maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram dan di mana saja kamu (sekalian) berada maka palingkanlah wajahmu ke arahnya.”(Q.S.Al-Baqarah,2:150
v  Fungsi
• Fungsi ijtihad ialah untuk menetapkan hukum sesuatu,yang tidak ditemukan dalil hukumnya secara pasti di dalam Al-Qur’an dan Hadis.
v   Tujuan ijtihad
Untuk memenuhi keperluan umat manusia akan pegangan hidup dalam beribadah kepada allah SWT disuatu tempat tertentu atau pad suatu waktu tertentu
v  Syarat-Syarat seseorang  yang boleh melakukan ijtihad
o  Mengetahui dalil-dalil syar’I,
o  Mengetahui hal-hal yg berkaitan dgn keshahihan hadits,
o  Mengetahui nasikh- mansukh dan perkara-perkara yg telah menjadi ijma’,
o   Mengetahui dalil-dalil yg sifatnya takhsis,
o  Mengetahui ilmu bahasa, ushul fikih, dalil-dalil yg mempunyai hubungan umum-khusus,
o  Mempunya kemampuan beristimbat







BAB III


PENUTUP


A.    Kesimpulan
Al-Qur’an merupakan sumber utama yang dijadikan oleh para mujtahid dalam menentukan hukum ajaran Islam. Karena, segala permasalahan hukum agama merujuk kepada Al-Qur’an tersebut atau kepada jiwa kandungannya. Apabila penegasan hukum yang terdapat dalam Al-Qur’an masih bersifat global, maka hadist dijadikan sumber hukum kedua, yang mana berfungsi menjelaskan apa yang dikehendaki Al-Qur’an. Sumber hukum yang lain adalah Ijmak dan Qiyas.
Ijmak dan Qiyas merupakan sumber pelengkap, yang mana wajib diikuti selama tidak bertentangan dengan nash syari’at yang jelas.







DAFTAR PUSTAKA

http://tafany.wordpress.com/2009/12/24/al-quran-hadits-dan-ijtihad/
http://www.slideshare.net/ZiChoding/al-quran-hadist-dan-ijtihad
http://mihwanuddin.wordpress.com/2011/01/06/pengertiankedudukandan-fungsi-al-qur%E2%80%99an-hadis-dan-ijtihad/



Demikianlah materi tentang Makalah Hukum Islam yang sempat kami berikan. semoga materi yang kami berikan dan jangan lupa juga untuk menyimak materi seputar Makalah Makalah Hukum Dan Hak Asasi Manusia yang telah kami posting sebelumnya. semoga materi yang kami berikan dapat membantu menambah wawasan anda semikian dan terimah kasih. Semoga dapat membantu menambah wawasan anda semikian dan terimah kasih.

Anda dapat mendownload Makalah diatas dalam Bentuk Document Word (.doc) melalui link berikut.


EmoticonEmoticon