Friday, October 6, 2017

Makalah Public Speaking

Makalah Public Speaking ini sangat berguna bagi teman-teman dalam menyusun tugas terkait materi ilmu komunikasi atau tata bahasa.

BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang Masalah 

       Manusia telah mempunyai kodrat yang tak dapat dipungkiri yaitu merupakan suatu makhluk sosial yang diciptakan oleh allah SWT. Tentunya sebagai makhluk sosial manusia diharuskan untuk berinteraksi dengan baik, baik individu dengan individu, individu dengan kelompok bahkan dengan antar kelompok dengan tujuan supaya manusia bisa saling memahami dan mendapatkan timbal balik untuk memenuhi kebutuhan kehidupannya.

     Dalam sendi-sendi kehidupan tentunya kita sering melihat orang yang berbicara di muka umum baik dalam suatu kegiatan formal maupun informal, orang yang berbicara dimuka umum secara formal biasanya dilakukan manusia pada saat adanya suatu kegiatan formal di masyarakat contohnya kegiatan peringatan hari besar nasional atau peringatan hari besar islam. Biasanya pada saat pembukaan acara tersebut ada yang berpidato di muka umum baik itu dengan memberikan sambutan ataupun menjadi pemandu kegiatan yang biasa kita kenal dengan sebutan MC. Adapun kegiatan berbicara didepan umum secara informal kita bisa lihat di acara-acara promosi perdagangan, biasanya mereka berbicara mengenalkan kepada umum tentang barang maupun jasa yang ditawarkan, mereka membecirakan kelebihan serta hal-hal yang berkaitan dengan apa yang mereka kenalkan dengan tujuan untuk menarik minat konsumen.


Kegiatan-kegiatan tersebut tentunya bukan suatu hal yang asing lagi bagi kita namun banyak sekali diantara kita yang belum memahami tentang kegiatan berbicara dimuka umum itu dan tentunya kegiatan berbicara dimuka umum tersebut tidak semua orang dapat menguasainya. Kegiatan berbicara dimuka umum itu merupakan suatu ilmu yang dinamakan sebagai public speaking yang tentunya sebagai mahasiswa harus kita pelajari dan kita pahami. Karena ilmu tersebut sangat penting dan harus kita miliki untuk menopang keberhasilan kehidupan kita. Apalagi kita sebagai mahasiswa jurusan ilmu administrasi Negara yang tentu kedepannya kita dicetak untuk bisa melayani masyarakat (public) yang dalam pelaksanaannya kita harus mempunyai keahlian untuk berbicara secara baik kepada masyarakat sehingga terjadi interaksi yang baik antara masyarakat dengan kita dan masyarakat akan mudah memahami apa yang kita maksudkan.

            Dalam makalah ini akan  dibahas mengenai pengertian public speaking, bagaimana cara atau teknik public speaking serta hal-hal yang dapat menjadi indikator penghalang atau hambatan dalam public speaking, serta bagaimana cara mengatasinya.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas maka rumusan masalah yang akan kelompok kami rumuskan yaitu sebagai berikut :
1.      Apa yang dimaksud dengan public speaking?
2.      Bagaimana teknik-teknik public speaking?
3.      Apa saja hal-hal yang dapat menjadi penghambat saat public speaking dan Bagaimana cara mengatasinya?

C. Maksud dan Tujuan Penulisan Makalah
Adapun maksud dan tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
1.      Untuk mengetahui dan memahami apa yang dimaksud dengan public speaking
2.      Mengetahui bagaimana teknik-teknik untuk melakukan public speaking
3.      Mengetahui barrier-barier dalam melakukan publilk speaking sserta mengetahui cara mengatasi masalah-masalah dalam public speaking

D. Metode Penulisan Makalah
Metode penulisan makalah yang dibuat oleh kelompok kami yaitu metode penulisan analisis deskriptif yang mana kelompok kami menuliskan penjelasan berdasarkan litelatur yang kelompok kami baca, kemudian kelompok kami tuliskan dalam setiap pembahasan-pembahasan yang berkaitan dengan rumusan permasalahan.



BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Public Speaking
Public speaking terdiri dari dua kata yaitu : public dan speaking, public artinya orang banyak, masyarakat umum, dn rakyat, sedangkan speaking artinya berbicara. Jadi jika kita satukan public speaking mengandung arti berbicara di muka umum atau masyarakat. Sedangkan dalam kamus Merriam-Webster Yang di kutip dari makalah Yasin Nasila (2015). Mengartikan public speaking sebagai “ the act or skill of speaking to a usually large froup of people”. Public speaking adalah aksi atau keterampilan berbicara kepada sekelompok besar orang.

Istilah public speaking dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mungkin karena masih sulit dicarikan terjemahannya.  Istilah  yang semakna dengan public speaking dalam KBBI adalah “pidato”. Yaitu “pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepad orang banyak “. Public speaking adalah keterampilan yang dapat dilatih, dipraktekan, dan dimanfatkan untuk memberi manfaat sesuai dengan kebutuhan audience (pendengar) antara lain untuk menyampaikan informasi, memotivasi, membujuk dan mempengaruhi orang lain, mencapai saling pengertian dan kesepakatan, meraih promosi jabatan, mengarahkan kerja para staf, meningkatkan penjualan produk/keuntungan bisnis dan membagikan pengetahuan yang dimiliki seseorang.

Tujuan public speaking tidak terlepas dari tujuan komunikasi, yaitu menyampaikan pesan atau ide kepada publik dengan metode yang sesuai sehingga publik bisa memahami pesan atau ide, dan kemudian memperoleh manfaat dari pesan tersebut. Sehubungan dengan hal tersebut seorang public speaker pun dituntut untuk mampu memilih metode yang tepat untuk menyampaikan pesannya. Penerapan public speaking disadari dari atau tidak, kita seringkali melakukan public speaking dalam menjalani kehidupan sehari-harim bahkan oleh mahasiswa sekalipun. Mengutarakan pendapat di dalam rapat, bercerita kepada teman-teman di sekitar, dan presentasi di depan kelas merupakan segelintir contoh dari penerapan public speaking.
Adapun pengertian atau definisi public speaking menurut para ahli yaitu sebagai berikut :

1.      Menurut Webster’s Third International Dictionary
·         Public speaking adalah sebuah proses penyampaian pidato dihadapan publik
·         Public speaking adalah sebuah seni dari ilmu komunikasi lisan yang secara efektif yang melibtkan para audiens atau pendengar.

2.      David Zarefsky
Public speaking adalah suatu proses komunikasi ung berkelanjutan yang dimana pesan dan dan lambing bersilkulasi berulang-ulang secara terus menerus antara pembicara dan pendengarnya.

3.      Gunasi
Public speaking itu merupakan komunikasi yang dilakukan secara lisan, yaitu  tentang suatu hal atau topic yang disampaikan dihadapan banyak orang dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada banyak orang

4.      Menurut Wikipedia
Public speaking merupakan suatu proses berbicara kepada sekelompok orang secara terstruktur dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada banyak orang. Serta mengajak, mempengaruhi maupun menghibur audiens atau pendengar.

5.      American Heritage Dictionary
Public speaking adalah sebuah aksi, seni, atau sebuah proses menyampaikan materi secara efektif di depan para audiens atau sebuah proses menyampaikan materi secara efektif di depan para audiens atau pendengar.

6.      Charles Henry Woolbert
Public speaking adalah sebagai ilmu tingkah laku seseorang. Dalam menysusun materi publik speaking harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut: memahami materi, ketahui yang khalayak senangi dan situasi audiens, pilihlah kalimat secara logis dan mudah dimengerti.

7.      William Noorwood Brgance
Public speaking adalah sebuah persuasi yang meliputi empat unsur yaitu : rebut perhatian pendengar, usahakan pendengar dapat mempercayai kemmpuan dan karakter yang anda miliki dan kembangkan setiap ggasan materi sesuai deng persepsi pendengar.

            Berdasarkan pengertian atau pendapat para ahli di atasa maka kita dapat menyimpulkan bahwa pengertian publik speaking merupakan suatu kegiatan berbicara dimuka umum atau orang banyak dengan tujuan-tujuan tertentu. Baik untuk memotivasi, menghibur, mempengaruhi maupun memberikan informasi, sehingga orang lain atau audeins bisa menangkap apa yang kita bicarakan.
B.     Teknik-teknik Public Speaking
Public speaking merupakan suatu kegiatan berbicara dimuka umum yang tentunya untuk orang yang belum terbiasa sangat sulit dilakukannya. Namun kelompok kami akan membahas bagaimana cara public speaking atau teknik-teknik dasar dalam public speaking  yaitu sebagai berikut :
1)      Teknik Ice Breaking (Pembukaan Yang Menarik)
Pembukaan adalah impresi pertama, artinya hal itu dapat mempengaruhi pandangan audiens terhadap public speakers selama presentasi. Sesingkat apapun waktu untuk melakukan presentasi, pembukaan tetaplah harus penuh kehangatan. Pembukaan dapat dilakukan dengan sebuah ilustrasi atau cerita yang sedang marak, tetapi relevan dengan topic pembicaraan. Saat menyampaikannya, tunjukkan wajah yang bersahabat, ramah, dan dekat. Gunakan joke humor.
2)      Teknik Vokal Penyampaian
Vocal yang baik didapatkan apabila seorang public speaking menguasai tiga hal berikut:
Ø  Pernafasan yang baik, posisi untuk mengontrol pernafasan adalah berdiri tegak agar memberikan ruang yang lebih baik kepada paru-paru. Untuk berbicara didepan public, diperlukan ruang suara yang solid agar dapat menyampaikan kalimat yang panjang pada volume suara yang benar.
Ø  Volume Suara, keberhasilan dalam berbicara tidak selalu ditentukan oleh kerasnya suara. Volume suara ketika berbicara sehari-hari. Berbicara dengan volume keras hanya diperlukan pada bagian-bagian tertentu saja. Selebihnya, berbicara keras terlalu sering dapat menyebabkan tenggorokan rusak dan audiens pun bosan.
Ø  Ekspresi Vocal, Ekspresi adalah faktor penting dalam pengolahan suara. Suara yang baik akan lebih berarti jika disetai dengan ekpresi yang tepat. Ekspresi yang tepat terdiri dari tiga komponen yaitu: a) pitch, faktor tinggi rendahnya suara, b) Pace, faktor kecepatan berbicara, c) phrasing, faktor kecakapan memenggal kalimat, dan disertai dengan jeda.
Selain teknik-teknik di atas ada beberapa teknik lain yang tentunya harus dimiliki oleh seorang public speakers.

Adapun teknik-teknik dasar public speaking yang kelompok kami kutip dalam artikel public speaking yang ditulis oelah RIsal Maros (2014) http://in1001.blogspot.com/2014/05/public-speaking.html?m=1 Dalam hal ini ada beberapa hal yang harus anda perhatikan dalam berbicara secara efektif yaitu :
·         Membangun rapport dengan audiens, pada saat membangun rapport berbagai identatias harus kita sampaikan dengan komprehensif sehingga para audiens akan memperhatikan kita. Kita bisa memulainya dengan membangun pengalaman positif yang pernah kita alami, kemudian membangun harapan dan nilai audiens serta memunculkan humor yang sehat sehingga para audiens tidak merasa bosan dan akan merasa nyaman.
·         Menarik perhatian dan minat audiens, public speakers harus bisa menghubunkan antara topic dengan audiens sehingga hal-hal yang kita bicarakan bisa dipahami oleh audiens, sampaikan pentingnya topic yang kita bicarakan, kejutkan audiens dengan hal-hal yang tak teruga, bangkitkan keingintahuan audiens, ajukan pertanyaan serta awali dengan kutipan
·         Menyampaikan gagasan, pada saat menyampaikan gagasan public speakers harus menyampaikan idenya dengan sangat antusias dengan menyesuaikan bahasa dengan audiens, gunakan alat bantu yang sesuai, selingi dengan humor, cerita, puisi, nyanyian dan lain-lain untuk menyegarkan suasana. Dan public speakers harus mampu melibarkan peserta untuk menjaga kefokusan para audiens.
·         Menyimpulkan dan menguatkan gagasan utama yang disampaikan, public speakers harus bisa menyimpulkan dan menguatkan gagasan utama dalam sesi akhir pembicaraan sehingga para peserta/audiens mampu menyipulkan dan memahami topic atau pembahasan yang telah dibicarakan.
·         Mendayagunkan suara, dalam hal ini public speakers harus menyampaikan ide dengan volume suara yang didengar oleh seluruh audiens, pilih kata yang tepat, pelafalan yang jelas, dan intonasi yang sesuai, menggunakan suara lantang untuk semangat, komando dan perintah. Suara lirih untuk hal yang penting, variasikan kecepatan bicara untuk meningkatkan kepentingan pesan anda. Variasikan dengan jeda yang sering, irama yang mantap, dan kalimat yang pendek
·         Gerakan tubuh, jangan diam atau terlihat kaku menggunakan gerakan langkah kaki, gerakan tangan, untuk memperkuat arti, lakukan sedikit gerak untuk audiens, cukup ekspresi wajah dan gerakan tangan. Jika audiens banyak, perbanyak gerak, untuk menjelaskan konsep abstrak, kurangi gerak dan bicaralah perlahan. Untuk topic ringan, perbanyak gerak.
·         Melibatkan audiens, komunikasi perlu diadakan secara dua arah agar dapat saling memberi umpan balik (Feedback), menyerap informasi hanya melalui pendengaran hasilnya kurang optimal
·         Hal-hal yang membuat audiens malas terlibat, ada beberapa hal yang membuat audiens malas terlibat diantaranya :
Ø  Sedikit kontak pribadi, artinya tidk melakukan kontak mata, dan tidak memanggil dengan nama peserta
Ø  Membuat peserta pasif
Ø  Selalu mengkritik pertanyaan, usulan, jawaban, dan tingkah laku peserta
Ø  Membuat peserta merasa bodoh karena bertanya.
·         Teknik mengajukan pertanyaan, ada beberapa cara untuk mengajukan pertanyaan kepada audiens yaitu sebagai berikut :
Ø  Ajukan pertanyaan dalam satu waktu
Ø  Hindari pertanyaan tertutup dan direktif
Ø  Pertanyaan harus terfokus, dan tidak kabur
Ø  Ajukan pertanyaan yang memungkinkan peserta menunjukkan kepandaiannya
Ø  Ajukan peranyaan yang merangsan interaksi peserta
Ø  Perhatikan peserta yang diam
Ø  Tunggu jawaban beberapa saat
·         Teknik merespon jawaban peserta
Ø  Perhatikan jawaban verbal dan non-verbal
Ø  Variasikan respon untuk jawaban yang berbeda
Ø  Puji jawaban yang benar
Ø  Perbaiki jawaban yang salah dengan cara tidak mengkritik
·         Menutup pembicaraan, pada saat menutup pembicaraan public speakers harus pandai serta menutup akhir pertemuan dengan permohonan maaf apabila mungkin selama pembicaraan berlangusng banyak kata-kata yang tidak sesuai dengan aturan ataupun menyinggung perasaan para audiens, akhiri dengan mengutip kata-kata bijak yang sesuai dengan tema yang dibahas, membuat pertanyaan dramatis, dan jika topic yang dibahas berupa ajakan, maka berika semangat untuk melakukannya.

C. Hambatan-hambatan Public Speaking dan Cara Mengatasinya
Ketika berbicara di depan umum tentunya banyak hambatan-hambatan yang akan muncul, dalam makalah ini kelompok kami akan mencoba membahas kendala-kendala atau hambatan-hambatan dalam public speaking, adapun kendala-kendala yang akan muncul ketika public speaking yang kami kutip dalam artikel Kompas (2010) 4 Kendala Public Speaking , http://entertainment.kompas.com/read/2010/10/04/1417597/4.kendala..quot.Public.Speaking.quot.  yaitu sebagai berikut :

1.      Melupakan Potensi diri
Menurut Choky setiap orang punya potensi. Prinsip inilah yang perlu disadari sejak dini. Jadi, jangan pernah membatasi talenta yang ada dalam diri anda, tegasnya. Anda juga harus menyadari kemempuan diri serta batasan kemampuan yang ada pada pribadi anda. Dengan berbekal prinsip ini, anda sangat mampu mengembangkan potensi dengan terus belajar dan mengasah talenta.
2.      Meredupnya Kepercayaan Diri
Kurangnya kepercayaan diri menghambat anda mengeluarkan potensi dalam diri saat tampil di depan umum. Kunci sukses public speaking salah satunya, memupuk kepercayaan diri anda. Pahamilah bahwa tak perlu menjadi orang sempurna untuk mengaplikasikan public speaking. Anda bisa tetap tampil dengan kemampuan yang kecil, orang yang lancer berbicara di depan umum bukan karena mahir sejak lahir.
Apapun apresiasi orang yang mendengarkan anda berbicara, hargai saja. Maju terus dengan apa yang anda miliki. Tak perulu melakukan apa yang orang lain inginkan. Namun anda tetap harus mendengarkan suara atau kritik yang membangun, dan lakukan apa yang benar.

3.      Tidak Menguasai Materi
Selain kesiapan mental, public speaker juga penting untuk selalu siap dengan materi yang akan disampaikannya. Public speaker adalah true messenger.
Pengalaman, background personal, sosial, juga pendidikan serta kapasitas talenta setiap orang berbeda. Faktor inilah yang memengaruhi keterampilan seseorang saat berbicara dan tampil di depan public. Meski begitu, semua faktor ini bukan menjadi pembenaran jika ternyata anda belum sukses menjalani public speaking. Dengan kemauan untuk belajar dan menambah wawasan, kendala ketiga dalam public speaking bisa di atasi.
Dengan menguasai materi, pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik oleh audiens. Tak menguasai materi adalah kondisi yang bisa terjadi saat anda sebagai penyampi pesan maupun orang yang diminta pendapatnya atas suatu isu. Cara mengatasi masalah tersebut adalah dengan memberikan materi atau jawaban yang sistematis.
Untuk mendapatkan pointers yang tepat dan memilih kata yang tepat, anda perlu memberikan jawaban yang sistematis. Jika tahu apa yang harus di jawab, mulailah dari landasannya, kemudian ungkapkan pengalaman, dan terakhir berikan opini anda. Jelasnya jika tidak memahami materi, jujur saja apa adanya. Jangan menjawab apa yang anda tidak ketahui. Maksudnya, katakan dengan cara yang santun dan tepat kejujuran anda ini.
4.      Tak Menguasai Khalayak
Cobalah untuk tetap rileks, sehingga anda bisa menikmati saat bicara didepan umum dan tidak merasa terintimidasi. Focus pada apa yang ada bukan pada apa yang hilang. Jika anda salah bicara atau merasa tampil buruk, segera kembalikan focus pada apa yang ada, bukan pada kesalahan yang baru saja anda lakukan.
Untuk menguasai khalayak, kekuatan ada di tangan anda sendiri. Dan saat berbicara cobalah untuk mengesampingkan jabatan. Jabatan atau status apapun yang melekat pada diri anda bisa menjadi beban tersembunyi. Anda merasa harus sempurna bicara karena anda dalah presenter ternama, misalanya. Tak apa salah, karena kesalahan merupakan suatu hal yang normal dan wajar. Akui saja kesalahan begitu anda melakukannya di depan umum seperti berkata “maaf, ulangi dan lain-lain”.

            Selain hal-hal yang telah di jelaskan di atas berikut ini juga merupakan cara mengatasi kendala-kendala dalam public speaking :

1.      Cara Mengatasi Gugup Dalam Public Speaking
1)      Tarik napas / pelatihan pernapasan
Untuk jangka pendek saat anda ada di podium, Tarik napas dalam-dalam. Dan lemaskan otot-otot. Relaksasi
2)      Jeda
Jika gugup muncul di tengah-tengah pembicaraan, maka jeda (pause) sejenak, lambatkan bicara anda, Tarik nafas, senyum, dan tatap audiens yang paling akrab dengan anda
3)      Kuasai materi
Pelajari setiap materi, pahami, dan kuasai dengan dalam topic pembicaraan sebaik mungkin. Lakukan riset data jika perlu sehingga anda merasa tidak ada yang terlewat seputar topic pembicaraan. Jika anda menguasai sebuah topic, misalnya tentang diri anda dan keluarga, maka anda akan lancer dalam public speaking. Menguasai materi juga merupakan cara terbaik membangun rasa percaya diri (andalah yang paling tahu dan paling siap menyampikan topic pembicaraan, karena anda telah banyak belajar, sedangkan hadirin tidak)
4)      Persiapan latihan
Selain mempelajari materi, persiapan juga dilakukan dengan cara berlatih. Latihan akan menambah jam terbang, melancarkan penyampaian. Luangkan waktu untuk latihan di depan cermin, di depan teman anda, atau bahkan di depan kucing atau burung peliharaan anda.
5)      Relaksasi tubuh
Sempatkan diri anda untuk melakukan relaksasi. Misalnya di toilet. Lakukan olah napas dan stretching (peregangan) otot tangan, kaki, punggung dan bahu untuk mengurangi tensi dalam tubuh anda.
6)      Relaksasi suara
Latih pengucapan vocal anda dengan mengucapkan vocal   A-I-U-E-O dengan bulat, cukup keras, mulut terbuka (sesuai dengan huruf yang diucapkan).
7)      Tertawa
Beruntunglah anda jika ada hal lucu sebelum anda tampil. Misalnya ada joke dari Mc maka tertawalah selepas mungkin. Tertawa akan membunuh gugup sempatkan nonton stand up comedy atau film lucu sebelum berangkat ke lokasi.
8)      Smile
Keep smile sebelum, saat , dan selama anda berbicara usahakan full smile, kecuali ketika mengatakan hal sedih. Senyum bukan saja merupakan kontak mata terbaik untuk menjalin hubungan baik dengan hadirin tapi juga terapi hebat untuk membuat anda rileks, nyaman, dan lepas.
9)      Know the room
Kenali tempat anda berbicara. Datangi lebih awal, pandang seluruh ruangan dan akrabi ruangn tersebut sehingga anda merasa berada di kamara sendiri.
10)  Ubah persepsi
Meski diantara hadirin banyak yang lebih ahli dari anda, ingatlah bahwa mereka dating tanpa persiapan untuk berbicara. Andalah yang paling siap, andalah yang semalam melakukkan perisapan dan pendalaman materi. Jadi andalah yang paling pintar.
2.      Mengatasi Rasa Takut Dan Tidak Percaya Diri
Perasaan khawatir atau takut adalah hal yang lumrah, yang sebaiknya dihindari adalah rasa takut yang berlebihan. Jadi dalam public speaking. Kita sebaiknya dapat mengendalikan rasa takut dan justru menjadikan rasa takut tersebut sebagai daya dorong (energy positif) yang diperlukan dalam persiapan bebicara dan saat tampil berbicara nantinya.
Dengan melibatkan sedikit rasa khawatir atau rasa takut untuk tetap tinggal di dalam diri kita, niscaya kualitas bicara kita akan bertambah baik karena dengan demikian kita masih menyisakan ruang bagi tekanan dari pihak luar kepada kita. Kekhwatiran itu bisa kita manfaatkan sebetulnya menjadi alat control bagi diri kita. Control sehubungan dengan apakah kita telah melakukan persiapan matang. Kekhawatiran juga bernilai positif karena ia mampu berfungsi sebagai penekan ego dan kesombongan diri.
Saat rasa takut menyergap, kita tidak perlu kemudian menjadi takut berlebihan. Kita juga tidak perlu mengekspresikan rasa takut tersebut kepada semua orang, apaliagi menceritakannya. Kita tidak akan mendapatkan simpati dari siapapun atas ketakutan yang kita alami. Bahkan ketakutan kita akan menjadi ketidaknyamanan bagi orang lain yang mendengarkan dan memperhatikan kita saat tampil sebagai pembicara.

Pada intinya solusi untuk mengatasi perasaan takut dan tidak percaya diri ada beberapa hal yang perlu dilakukan yaitu sebagai berikut :
1)      Memilih dan menentukan topic yang akan disampaikan
2)      Memperhatikan dan menganalisis audiens yang akan kita hadapi
3)      Mencari sumber-sumber dan literature yang berkaitan dengan topic yang akan kita bahas
4)      Membuat formulasi point-point yang akan kita bahas
5)      Mendukung gagasan pada point-point yang kita deskripsikan
6)      Mengorganisasikan material pidato.
7)      Memilih kata-kata kunci
8)      Membuat introduksi, konklusi dan transisi pembicaraan anda dengan tepat dan menarik
9)      Melatih diri
10)  Menyapaikan pidato dengan semaksimal mungkin yang kita mampu.




BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Public speaking merupakan kegiatan berbicara di muka umum yang tentunya harus kita kuasai dengan baik karena kemampuan public speaking merupakan suatu hal yang fundamental untuk dimiliki oleh kita sebagai seorang mahasiswa. Ada beberapa teknik-teknik dalam public speaking, mulai dari teknik pernafasan, gaya tubuh, intonasi suara dan cara memengaruhi audiens.
Dalam public speaking tentunya ada hambatan-hambatan atau kendala-kendal seperti rasa kurang percaya diri, tidak mampu serta perasaan rasa takut, namun semua hal itu dapat kita carikan solusinya dengan berbagai cara diantaranya penguasaan materi, intensitas latihan, membuat point-point yang akan kita bahas serta mendukung gagasan dari point-point yang akan kita bahas.

B. Saran

Kepada para mahasiswa kelompok kami memberikan saran supaya kita harus belajar untuk public speaking supaya kita terbiasa berbicara di muka umum dan supaya kita bisa memposisikan diri sebagai mahasiswa yang pandai berpidato atau berbicara dimuka umum.


Demikianlah materi tentang Makalah Public Speaking yang sempat kami berikan. semoga materi yang kami berikan dan jangan lupa juga untuk menyimak materi seputar Makalah Metodologi Penelitian yang telah kami posting sebelumnya. Semoga dapat membantu menambah wawasan anda semikian dan terimah kasih.

1 komentar so far

kak boleh minta daftar pustakanya? terimakasih


EmoticonEmoticon