Monday, September 28, 2020

Pengertian Saham Menurut Para Ahli

Saham pada dasarnya memiliki pengertian sebagai penyertaan modal. Dalam bahasa sederhana, dapat penulis gambarkan bahwa dengan memiliki saham, maka anda telah ikut serta dalam kepemilikan sebuah perusahaan.



Lalu apa yang didapatkan pemegang saham dari kepemilikan tersebut?


Tentu saja setiap pemegang saham berhak untuk mendapat bagian atas keuntungan perusahaan. Bagian ini sering disebut sebagai dividen. Namun, setiap pemegang saham harus siap juga dengan risiko kerugian yang bisa saja menimpa perusahaan yang telah kita beli sahamnya.


Saham sebagai salah satu instrumen keuangan memiliki ruang lingkup yang cukup luas. Sehingga dalam kesempatan kali ini, penulis hanya akan fokus membahas pada definisi dari saham itu sendiri.


Pengertian Saham Menurut Para Ahli


1. Campbell R. Harvey mendefinisikan saham sebagai ownership of corporation. Menurut Campbell, bentuk kepemilikan tersebut direpresentasikan dalam kepemilikan aset serta keuntungan perusahaan.

2. Swadidji Widoatmodjo, memberikan pengertian bahwa saham adalah surat berharga yang diterbitkan oleh sebuah perusahaan atau korporasi.

3. Darmadji dan Fakhruddin, saham adalah tanda penyertaan yang diterbitkan oleh perusahaan dalam bentuk selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut merupakan pemilik perusahaan. Dalam kertas saham pun tercantum nilai nominal, nama perusahaan, serta hak dan kewajiban pemegang saham.

4. Bursa Efek Indonesia mendefinisikan saham sebagai tanda penyertaan modal  atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau korporasii. Dengan menyertakan modal , maka pihak pemegang saham memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas asset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Dari beberapa definis diatas, dapat kita simpulkan bahwa saham merupakan instrumen keuangan yang memberikan hak kepada pemegangnya sebagai pemilik perusahaan dengan persentase tertentu.

Oleh sebab itulah ada yang disebut dengan saham biasa dan saham preferen. Saham biasa atau Common Stock, merupakan saham yang pemegangnya memiliki klaim atas profit atau loss yang terjadi pada perusahaan. Jika perushaan tersebut dilikuidasi, maka pemegang saham biasa mendapat prioritas terakhir dalam hak atas penjualan aset perusahaan. Begitu pun dengan pembagian dividen.

Selanjutnya, ada yang disebut dengan saham preferen atau preffered stock. Saham jenis ini memberikan hak istimewa kepada pemegangnya, khususnya dalam pembagian dividen dan saat perusahaan dilikuidasi.

Sebagai salah satu instrumen keuangan yang banyak diminati, pemegang saham umumnya memiliki dua tujuan ketika membeli saham suatu perusahaan. Tujuan tersebut adalah, apakah saham yang dimilikinya akan digunakan sebagai produk investasi atau akan diperjualbelikan (trading).

Jika pemegang saham memiliki tujuan jangka panjang, maka kebanyakan dari mereka akan menggunakan saham sebagai produk investasi. Artinya dengan membeli saham perusahaan yang listing dibursa efek secara rutin, pemegang saham sedang menginvestasikan dana mereka atas kepemilikan perusahaan tersebut dan tentu saja mendapatkan dividen secara rutin.

Berbeda halnya dengan trading saham. Dalam trading, pemegang saham akan memanfaatkan momentum fluktuasi harga dipasaran. Ya, kita tahu bahwa saham adalah produk keuangan dengan fluktuasi harga yang sangat tinggi.

Para trader akan memanfaatkan hal tersebut dan mendapatkan captial gain atau keuntungan selisih harga beli dan harga jual. Namun, dalam trading risiko capital loss pun sangat besar terlebih pergerakan harga saham dipasaran sangat signifikan.


Demikian penjelasan tentang pengertian saham yang bisa penulis bagikan, dan bagi pembaca yang tertarik untuk memiliki saham, cobalah untuk membelinya. Apalagi saat ini begitu banyak wadah atau aplikasi yang bisa kita manfaatkan untuk turut serta dalam penyertaan modal tersebut. Untuk tujuan investasi atau trading, keduanya sama-sama menguntungkan dan memiliki tingkat risiko nya masing-masing.


EmoticonEmoticon